Ibrahimovic Jadi Sasaran Pelecehan Etnis, UEFA Tugaskan Tim Penyelidikan untuk Mengungkap Pelaku

26 Februari 2021, 16:12 WIB
Penyerang AC Milan Zlatan Ibrahimovic /Twitter.com/ Zlatan Ibrahimovic

 

PORTAL PROBOLINGGO - Striker Swedia, yang memiliki keturunan Bosnia, Ibrahimovic menjadi sasaran pelecehan etnis yang dilakukan oleh seseorang yang duduk di kursi VIP di Serbia.

Melansir dari Aljazeera, UEFA telah membuka penyelidikan disipliner setelah striker klub Italia AC Milan Zlatan Ibrahimovic menjadi sasaran pelecehan etnis dalam pertandingan Liga Europa pekan lalu melawan Red Star Belgrade di Serbia.

Media Serbia melaporkan bahwa Ibrahimovic, yang berasal dari Bosnia, dihina oleh seseorang yang duduk di kursi VIP stadion Red Star selama pertandingan pada 18 Februari.

Baca Juga: Daftar UKT UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Fakultas Syariah dan Hukum

"Seorang Inspektur Etika dan Disiplin telah ditunjuk hari ini untuk melakukan penyelidikan disipliner mengenai insiden yang terjadi selama pertandingan Putaran 32 Liga Eropa UEFA," kata UEFA dalam sebuah pernyataan, Kamis.

Ibrahimovic tidak bermain dalam permainan tersebut tetapi sebuah saluran TV menayangkan adegan pemain Swedia itu ketika suara seorang pria meneriakkan istilah yang melecehkannya beberapa kali.

Baca Juga: Vertigo Menyerang? Obati dengan Minuman Herbal Ini, Cuma Butuh 5 Bahan Sederhana, Begini Cara Membuatnya

Kata-kata tersebut merupakan penghinaan yang merendahkan bagi Muslim Bosniak yang digunakan oleh nasionalis Serbia. Ayah striker Swedia Ibrahimovic adalah seorang Bosniak dari Bosnia dan Herzegovina.

Tidak ada penggemar yang menghadiri pertandingan karena pembatasan Covid-19, tetapi bagian atas tribun barat stadion ketika itu menampung beberapa ratus orang, penuh sesak.

Baca Juga: 4 Gejala Baru Covid-19 yang Baru Ditemukan Para Peneliti, Salah Satunya Kehilangan Nafsu Makan

Tiket untuk kursi tersebut biasanya tidak dijual tetapi diberikan kepada tamu klub atau jurnalis. Ibrahimovic duduk di tingkat barat stadion di belakang ruang galian bersama dengan pemain pengganti dan staf Milan lainnya.

Pekan lalu, Red Star meminta maaf kepada Ibrahimovic dalam sebuah pernyataan dan mengatakan mereka akan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk mengidentifikasi pelaku. ***

Editor: Antis Sholihatul Mardhiyah

Sumber: Aljazeera

Tags

Terkini

Terpopuler