4 Sekolah di Gresik Capai Adiwiyata Tingkat Provinsi Salah Satunya SMPN 10 Gresik

- 9 Februari 2021, 22:14 WIB
sekolah adiwiyata
sekolah adiwiyata /

PORTAL PROBOLINGGO - Adiwiyata adalah nama program pendidikan lingkungan hidup. 
 
Adiwiyata (Green School) merupakan salah satu program kementrian negara lingkungan hidup yang memiliki tujuan untuk mendorong terciptanya pengetahuan serta juga kesadaran warga sekolah dalam pelestarian lingkungan hidup.
 
Selain untuk pelestarian  banyak sekali manfaat dari dari Adiwiya  salah satunya meningkatkan kualitas dan kondisi belajar mengajar yang lebih nyaman serta juga kondusif bagi seluruh warga sekolah.
 
Kali ini Kabupaten Gresik meraih Penghargaan Adiwiyata tingkat Propinsi Jawa Timur tak tanggung-tanggung 4 Sekolah meraih penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Timur. Sebagaimana dilansir dari PORTAL PROBOLINGGO dari laman Kabupaten Gresik.
 
 
Empat sekolah peraih Adiwiyata Provinsi Jawa Timur tersebut masing-masing UPT SDN 2 Gresik (Karangturi-Gresik), UPT SDN 24 Gresik (Kembangan-Kebomas), UPT SMPN 10 Gresik (Bungah) dan UPT SMPN 21 Gresik (Panceng).
 
Pemberian penghargaan adiwita tersebut dilakukan oleh Plt Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim pada kesempatan apel pagi ASN dan para Kepala OPD Pemkab Gresik di Halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin 8 Februari 2021 kepada para Kepala Sekolah masing-masing.
 
Bupati Qosim menyampaikan selamat kepada Sekolah yang telah berjuang sehingga dapat meraih Penghargaan Lingkungan sekolah sehat tertinggi di Jawa Timur.
 
 
“Semoga penghargaan ini dapat memberikan semangat yang nantinya akan melecut kinerja masyarakat sekolah untuk lebih giat lagi dalam membangun sekolah sehat. kalau sudah meraih penghargaan di tingkat propinsi, agar diperbaiki lagi untuk maju ke tingkat Nasional” kata Qosim memberi semangat.
 
Qosim juga mengingatkan bahwa kebersihan lingkungan ini amat penting untuk membentuk Kesehatan lingkungan untuk masyarakat sekolah dan sekitarnya. Apalagi dimasa pandemi Covid-19 saat ini.
 
“Dimasa pandemi ini, sangat dibutuhkan untuk meningkatkan Kesehatan lingkungan terutama lingkungan sekolah. Kesehatan dapat mendukung masyarakat untuk sehat. sesuai penelitian, ternyata 45 persen kesakitan diakibatkan oleh lingkungan yang kurang baik. Tingkatkan terus dan terus untuk ikut menggalakkan disiplin protocol Kesehatan di masa pamdemi ini” ujar Qosim lagi.
 
 
Kepala Sekolah UPT SMPN 21, Matokan menyatakan, bahwa menciptakan kondisi sekolah Adiwiyata tidak mudah. Mulai dari penyiapan lingkungan yang tertata rapi dan asri sampai menyiapkan dokumen lingkungan.
 
“Seluruh Komponen Sekolah serta siswa harus bisa bekerjasama. Mereka mengerjakan semua keperluan termasuk mengajak masyarakat di sekitar sekolah untuk sadar lingkungan hijau adalah lingkungan sehat sekolah” Katanya kepada Kepala Bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi."***
 

Editor: Elita Sitorini


Tags

Artikel Rekomendasi

Terkait

Terkini

x